Semua pertanyaan-pertanyaan tentang hubungan kami yang entah akan dibawa kemana,,terjawab pada suatu sore yang cerah...
ketika memulai hari itu,,aku agak kacau...banyak tugas yang harus dikerjakan,,,masuk kuliah (PBL) di siang hari sehingga panasnya minta ampun,,selesai PBL pun sore hari...jam-jam yang sangat sempurna untuk bobok siang...but that's life,,harus kulewati hari yang membuatku agak malas ini...ditambah lagi ketika kubuka lemari bajuku,,semua baju-baju andalanku raib,,
well, sesungguhnya tidak benar-benar raib karena mereka sedang menunggu giliran dicuci dengan penuh kasih sayang oleh tuannya..^^
akhirnya kukombinasikan baju-baju yang ketika kuingat lagi sedikit kurang enak dipandang...hahaha
siapa yang tahu bahwa hari tersebut adalah hari yang sangat bersejarah..
Jam 5 sore...
ketika atmosfer sedang bingung...
antara panas dan angin sejuk...
antara cerah dan jingga...
itu sebabnya aku suka suasana jam 5 sore...
ketika itu,,aku baru saja keluar dari ruang diskusi PBL...aku membuka HPku...sudah ada missedcall dan beberapa SMS dari Bos yang menanyakan keberadaanku dan jam berapa aku selesai kuliah..akupun membalas SMSnya bahwa aku baru saja selesai kuliah.
dia menelepon...
Bos: Halo,kamu dimana?
Cabe: Aku di kampus
Bos: Iya, di ruangan mana?
Cabe: di GPP (nama gedung). kamu??
Bos: aku di kampusmu,,mau ketemu..
Cabe: kamu dimana?
Bos: Di depan gedung yang tulisannya Graha Medika
Cabe: ya udah,tunggu bentar, aku kesana sekarang
sempat terbesit penyesalan mengapa aku harus memakai baju itu...seharusnya aku memakai yang lebih baik karena akan bertemu Bos...aku berjalan ke gedung yang dimaksud Bos,letaknya tidak jauh dari tempatku kuliah.
sesampainya di Graha Medika, aku menyempatkan diri berkaca sebentar melihat jangan-jangan ada serangga besar yang tidak kusadari sedang bertengger di kepalaku..tapi ternyata semuanya baik-baik saja
ketika aku sampai tepat di depan gedung,,
terkejut,,
kenapa ada begitu banyak orang??sekitar 10 orang...
mataku langsung mencari-cari sosok laki-laki berkacamata,,
ketika kudapati dia,,langsung kupanggil dari jauh dengan isyarat tangan...
bukannya dia datang mendekati,,malah semua orang (yang adalah teman-temannya) ikut berdiri membentuk barisan...
WHAT??ini ngapain siiiiih??
hahahahah....kalau dipikir-pikir lagi selalu saja aku tersenyum...
ternyata inilah caranya memintaku menjadi pacarnya...
dan semua detailnya tidak akan kuceritakan secara rinci...
semua begitu membingungkan,,dan aku begitu gugup...
yang kuingat adalah seorang wanita bertubuh kecil,,dengan wajah menunjukkan kekucelan tak terhingga,,dan berpenampilan tidak maksimal, ditunggu oleh banyak laki-laki yang membawa pesan tertentu,,namun matanya hanya tertuju pada seorang laki-laki berkacamata dan ia MENGANGGUK tanda setuju
kami resmi berpacaran...siapa sangka...
kutegaskan berkali-kali dalam hatiku...
aku sudah berpacaran...dia sekarang adalah pacarku,,dan aku adalah pacarnya...
(Bersambung)
Selasa, 05 Juli 2011
Minggu, 03 Juli 2011
Kisah Cinta Cabe dan Bos (Part 2 "Pendekatan")
Empat hari setelah pertemuan pertama kami di kantin,,,dia mengajakku keluar untuk pertama kalinya...
dengan sedikit takut-takut membayangkan bagaimana jadinya nasibku kalau ternyata dia bukan orang baik-baik...hahahah
tapi pada akhirnya kuterima ajakannya...
apa yang kurasakan??
ada adrenalin di darahku...ada kesenangan yang membuat aku bersemangat...ada sesuatu yang baru di hidupku...dan diatas semua itu ada juga kebingungan yang tak bisa kujelaskan...
ada pertemuan pertama,,berlanjut pertemuan kedua,,ketiga,,dan seterusnya yang berujung pada kebiasaan...
dia tipe orang yang selalu ingin tahu apapun yang aku lakukan (meski dia bukan siapa-siapaku saat itu)..
setiap harinya,,kuhabiskan puluhan SMS untuk berkomunikasi dengannya...
Masa pendekatan adalah masa yang sungguh sangat menyenangkan sekali...
semua kebaikan masing-masing yang ditunjukkan,,,semuanya indah,,,semuanya menggetarkan...
kami bertukar foto-foto dan lagu kesukaan kami...kami makan bersama...kami menghabiskan waktu ngobrol bersama (sebagian besar lewat SMS)...mempelajari seseorang yang baru adalah kegiatan yang menggairahkan sekali..
sebagaimana jati diri serang laki-laki adalah senang memuji dan menggombal ria,, demikian pula dengan jati diri seorang perempuan untuk senang dipuji dan senang diberi perkataan yang manis-manis...maka pendekatan ini berlangsung semakin menyenangkan dengan kemampuan Bos merangkai kata-kata,,dan bagaimana caranya memuji tanpa membuat seseorang ingin muntah...indah,,semuanya indah...
menemukan kesamaan kami yaitu menyukai dongeng,,maka setting dari pendekatan ini pun seperti di negri dongeng..ada julukan-julukan konyol bin menggelitik seperti putri cabe, dan pangeran *****...inilah indahnya pendekatan kami,,,kami seperti hidup di negeri dongeng,,plus setiap malam sebelum tidur aku diberi sebuah dongeng singkat pengantar tidur..aku hanya tinggal me-request jenis dongeng yang seperti apa,,dan dia dengan kemampuan imajinasi yang cukup tinggi akan merangkaikan sebuah cerita yang tidak pernah membosankan bagiku...misalnya saja tentang Mafia,Pangeran dan prajuritnya,hewan-hewan,,dan apa saja yang aku minta...
aku punya lumayan banyak kegiatan diluar kampus,,sehingga dia terkadang menjemput atau mengantarku...
wanita mana yang tidak senang jika diperhatikan??
wanita mana yang tidak suka dirayu dan dipuja-puji??
jawabannya adalah wanita yang aneh...hahahah (sebenarnya itu pertanyaan retorikal)
Bos membuatku terbiasa...
terbiasa dengan kekonsistesian yang dia terapkan...
timbullah suatu perasaan yang menandakan seseorang mulai memberi pengaruh dalam hidupmu,dan perasaan itu adalah perasaan Rindu..^^
dan rindu akan bukan lagi suatu perasaan menyiksa ketika rindu tersebut terbayar dengan pertemuan-pertemuan di malam hari...
malam hari memang punya suatu kekuatan tersendiri untuk membangkitkan sisi romantisme seseorang,,berbeda dengan siang hari yang lebih cenderung punya energi semangat untuk bekerja...
secara alamiah,,,aku memiliki perasaan senang ketika bertemu dengan dia...
aku sendiri tak tahu perasaan Bos yang sesungguhnya,,dia sendiri mengaku punya perasaan tertarik...
begitulah...karena dia pernah memiliki teori aneh tentang suat hubungan...
menurut dia, ada 5 tahap untuk menjelaskan "suka" terhadap seseorang
1. kenal
2. tertarik/ingin tahu lebih dalam
3. mulai suka
4. suka sekali
5. sayang
dan meskipun teori tersebut terlihat logis, aku tidak pernah setuju dengannya...mana ada hal logis dalam menjelaskan suatu perasaan suka kepada seseorang??seperti para ilmuwan yang berusaha mengaitkan reaksi phenylathilamine yang menimbulkan rasa cinta..tapi apa alat ukurnya?? perasaan terhadap seseorang bisakah diukur dengan satu satuan internasional?
kurasa tidak..
masa pendekatan ini pun selain memberikan kesenangan tak terkira,,,juga menimbulkan pertanyaan-pertanyaan membingungkan seperti "mau dibawa kemana hubungan ini?"
(Bersambung...)
dengan sedikit takut-takut membayangkan bagaimana jadinya nasibku kalau ternyata dia bukan orang baik-baik...hahahah
tapi pada akhirnya kuterima ajakannya...
apa yang kurasakan??
ada adrenalin di darahku...ada kesenangan yang membuat aku bersemangat...ada sesuatu yang baru di hidupku...dan diatas semua itu ada juga kebingungan yang tak bisa kujelaskan...
ada pertemuan pertama,,berlanjut pertemuan kedua,,ketiga,,dan seterusnya yang berujung pada kebiasaan...
dia tipe orang yang selalu ingin tahu apapun yang aku lakukan (meski dia bukan siapa-siapaku saat itu)..
setiap harinya,,kuhabiskan puluhan SMS untuk berkomunikasi dengannya...
Masa pendekatan adalah masa yang sungguh sangat menyenangkan sekali...
semua kebaikan masing-masing yang ditunjukkan,,,semuanya indah,,,semuanya menggetarkan...
kami bertukar foto-foto dan lagu kesukaan kami...kami makan bersama...kami menghabiskan waktu ngobrol bersama (sebagian besar lewat SMS)...mempelajari seseorang yang baru adalah kegiatan yang menggairahkan sekali..
sebagaimana jati diri serang laki-laki adalah senang memuji dan menggombal ria,, demikian pula dengan jati diri seorang perempuan untuk senang dipuji dan senang diberi perkataan yang manis-manis...maka pendekatan ini berlangsung semakin menyenangkan dengan kemampuan Bos merangkai kata-kata,,dan bagaimana caranya memuji tanpa membuat seseorang ingin muntah...indah,,semuanya indah...
menemukan kesamaan kami yaitu menyukai dongeng,,maka setting dari pendekatan ini pun seperti di negri dongeng..ada julukan-julukan konyol bin menggelitik seperti putri cabe, dan pangeran *****...inilah indahnya pendekatan kami,,,kami seperti hidup di negeri dongeng,,plus setiap malam sebelum tidur aku diberi sebuah dongeng singkat pengantar tidur..aku hanya tinggal me-request jenis dongeng yang seperti apa,,dan dia dengan kemampuan imajinasi yang cukup tinggi akan merangkaikan sebuah cerita yang tidak pernah membosankan bagiku...misalnya saja tentang Mafia,Pangeran dan prajuritnya,hewan-hewan,,dan apa saja yang aku minta...
aku punya lumayan banyak kegiatan diluar kampus,,sehingga dia terkadang menjemput atau mengantarku...
wanita mana yang tidak senang jika diperhatikan??
wanita mana yang tidak suka dirayu dan dipuja-puji??
jawabannya adalah wanita yang aneh...hahahah (sebenarnya itu pertanyaan retorikal)
Bos membuatku terbiasa...
terbiasa dengan kekonsistesian yang dia terapkan...
timbullah suatu perasaan yang menandakan seseorang mulai memberi pengaruh dalam hidupmu,dan perasaan itu adalah perasaan Rindu..^^
dan rindu akan bukan lagi suatu perasaan menyiksa ketika rindu tersebut terbayar dengan pertemuan-pertemuan di malam hari...
malam hari memang punya suatu kekuatan tersendiri untuk membangkitkan sisi romantisme seseorang,,berbeda dengan siang hari yang lebih cenderung punya energi semangat untuk bekerja...
secara alamiah,,,aku memiliki perasaan senang ketika bertemu dengan dia...
aku sendiri tak tahu perasaan Bos yang sesungguhnya,,dia sendiri mengaku punya perasaan tertarik...
begitulah...karena dia pernah memiliki teori aneh tentang suat hubungan...
menurut dia, ada 5 tahap untuk menjelaskan "suka" terhadap seseorang
1. kenal
2. tertarik/ingin tahu lebih dalam
3. mulai suka
4. suka sekali
5. sayang
dan meskipun teori tersebut terlihat logis, aku tidak pernah setuju dengannya...mana ada hal logis dalam menjelaskan suatu perasaan suka kepada seseorang??seperti para ilmuwan yang berusaha mengaitkan reaksi phenylathilamine yang menimbulkan rasa cinta..tapi apa alat ukurnya?? perasaan terhadap seseorang bisakah diukur dengan satu satuan internasional?
kurasa tidak..
masa pendekatan ini pun selain memberikan kesenangan tak terkira,,,juga menimbulkan pertanyaan-pertanyaan membingungkan seperti "mau dibawa kemana hubungan ini?"
(Bersambung...)
Kisah Cinta Cabe dan Bos (Part 1 "Perkenalan")
hai...namaku Cabe...
ini bukan nama asliku...
hanya sebuah panggilan...panggilan khusus oleh seseorang yang juga sangat khusus
karna tidak pernah dan tidak akan ada lagi yang memanggilku "Cabe" untuk selama lamanya kecuali dia..
dan saat ini aku akan menulis kisahku...bersama seorang yang khusus yang kupanggil "Bos"..
Bos??tentu juga bukan nama asli...hanya sebuah panggilan khusus...
panggilan khusus dari seorang Cabe...
Aku dan Bos pertama kalinya bertemu di kantin kampusku...
saat itu siang hari sekitar jam 12an..aku sedang makan tahu telor dengan lahapnya ketika tiba-tiba handphoneku berbunyi...nomor Bos menelepon (sebelumnya dia sudah mengenalkan diri lewat SMS)...
kuangkat...
Bos : "hai,kamu dimana?"
Cabe : "lagi makan di kantin"
Bos : "aku kesana ya..."
Cabe : (mengiyakan)
Dan karena gugup akan bertemu dengan orang baru,,tahu telorku yang semula kumakan dengan garangnya tiba-tiba saja menjadi sangat tidak menarik,semacam adonan coklat yang memuakkan...kuputuskan untuk berhenti makan..
muncullah gerombolan "mahasiswa yang sesungguhnya*"
*mahasiswa yang sesungguhnya adalah sebutan aku dan temanku untuk para cewek maupun cowok yang berpakaian selayaknya mahasiswa pada umumnya, dan cenderung sedikit "messy look"..dibandingkan dengan anak-anak di fakultasku yang selalu berpakaian No Jeans dan Rok Dibawah Lutut
salah satu dari mereka menghampiri mejaku...
dia berbadan lumayan besar dengan tinggi 180-an dan ukuran tubuh 2x lipat dari tubuhku..,,dan berkacamata...
kesan pertamaku padanya adalah bahwa anak ini sedikit canggung
dia memintaku untuk pindah ke kursi pojok kantin dan aku menurutinya
dia menyebutkan namanya,sambil bersalaman,begitu juga aku...dan selama beberapa bulan kedepan kami masih saling memanggil nama asli kami..
dia gugup...dan gagap...tingkahnya aneh,,menggaruk-garuk kepala yang aku tau tidak gatal,,tidak berani menatap mata dalam waktu yang lama,,dan menanyakan hal yang sama berulang-ulang kali. contohnya "habis ini ada kuliah?" atau "nanti pulang jam berapa?" dan hal-hal umum lainnya.
setelah sekitar 15 menitan, perkenalan singkat diakhiri karena aku yakin dia tidak punya bekal pertanyaan lain dan aku pun akan lanjut kuliah jam 1...
Semuanya berawal dari siang ini...
tak terelakkan,,setelah ini puluhan SMS membanjiri inboxku
guyuran-guyuran perhatian yang menggetarkan dari seorang yang benar-benar baru di hidupku..
siapa sangka ada seseorang yang entah dari mana asalnya masuk ke dalam hidupmu dan memberimu pengalaman baru dan perhatian yang manis...
seperti lirik lagunya Michael Buble "you come outta nowhere and into my life"
perkenalan ini yang membawa Cabe dan Bos kepada kejutan kejutan menyenangkan
(Bersambung)
ini bukan nama asliku...
hanya sebuah panggilan...panggilan khusus oleh seseorang yang juga sangat khusus
karna tidak pernah dan tidak akan ada lagi yang memanggilku "Cabe" untuk selama lamanya kecuali dia..
dan saat ini aku akan menulis kisahku...bersama seorang yang khusus yang kupanggil "Bos"..
Bos??tentu juga bukan nama asli...hanya sebuah panggilan khusus...
panggilan khusus dari seorang Cabe...
Aku dan Bos pertama kalinya bertemu di kantin kampusku...
saat itu siang hari sekitar jam 12an..aku sedang makan tahu telor dengan lahapnya ketika tiba-tiba handphoneku berbunyi...nomor Bos menelepon (sebelumnya dia sudah mengenalkan diri lewat SMS)...
kuangkat...
Bos : "hai,kamu dimana?"
Cabe : "lagi makan di kantin"
Bos : "aku kesana ya..."
Cabe : (mengiyakan)
Dan karena gugup akan bertemu dengan orang baru,,tahu telorku yang semula kumakan dengan garangnya tiba-tiba saja menjadi sangat tidak menarik,semacam adonan coklat yang memuakkan...kuputuskan untuk berhenti makan..
muncullah gerombolan "mahasiswa yang sesungguhnya*"
*mahasiswa yang sesungguhnya adalah sebutan aku dan temanku untuk para cewek maupun cowok yang berpakaian selayaknya mahasiswa pada umumnya, dan cenderung sedikit "messy look"..dibandingkan dengan anak-anak di fakultasku yang selalu berpakaian No Jeans dan Rok Dibawah Lutut
salah satu dari mereka menghampiri mejaku...
dia berbadan lumayan besar dengan tinggi 180-an dan ukuran tubuh 2x lipat dari tubuhku..,,dan berkacamata...
kesan pertamaku padanya adalah bahwa anak ini sedikit canggung
dia memintaku untuk pindah ke kursi pojok kantin dan aku menurutinya
dia menyebutkan namanya,sambil bersalaman,begitu juga aku...dan selama beberapa bulan kedepan kami masih saling memanggil nama asli kami..
dia gugup...dan gagap...tingkahnya aneh,,menggaruk-garuk kepala yang aku tau tidak gatal,,tidak berani menatap mata dalam waktu yang lama,,dan menanyakan hal yang sama berulang-ulang kali. contohnya "habis ini ada kuliah?" atau "nanti pulang jam berapa?" dan hal-hal umum lainnya.
setelah sekitar 15 menitan, perkenalan singkat diakhiri karena aku yakin dia tidak punya bekal pertanyaan lain dan aku pun akan lanjut kuliah jam 1...
Semuanya berawal dari siang ini...
tak terelakkan,,setelah ini puluhan SMS membanjiri inboxku
guyuran-guyuran perhatian yang menggetarkan dari seorang yang benar-benar baru di hidupku..
siapa sangka ada seseorang yang entah dari mana asalnya masuk ke dalam hidupmu dan memberimu pengalaman baru dan perhatian yang manis...
seperti lirik lagunya Michael Buble "you come outta nowhere and into my life"
perkenalan ini yang membawa Cabe dan Bos kepada kejutan kejutan menyenangkan
(Bersambung)
Jumat, 01 Juli 2011
LIAR
berbohong untuk membela diri
berbohong untuk menyembunyikan sesuatu
berbohong untuk menyelamatkan seseorang
berbohong untuk menjaga perasaan seseorang
berbohong untuk mencari kawan
mengertikah bagaimana rasanya dibohongi...
dan tahukah sakitnya??
Mengapakah harus membohongi orang yang justru begitu dekat..
Maaf,,,kali ini kau tak ku maafkan...
Bagiku bohong tetaplah bohong
Hitam ataupun Putih
Minggu, 08 Mei 2011
EMPTY GLASS
DON'T TAKE A DRINK IN AN EMPTY GLASS,
AND LOOKING FOR WATER AT THE DRY WELL.
FOR THOSE HAVE NO PROMISE TO MAKE U SATISFIED. Jumat, 08 April 2011
compare
I know a girl.
she is beautiful,
rich,
smart,
lovable,
famous,
and kind of a good girl.
lucky her.
I wonder about her comfort life, living in people's amazement.
I also know a lovely boy.
he is a very good looking guy.
rich,
generous,
kind of gentleman,
a good boy,
high class,
lucky man.
I like the way he loves her girlfriend, even though I know that his girlfriend doesn't have the same "quality" like his. But she is a very-very lucky girl that being loved by this such a man. She has to be thankful. Its a must.
and these lovely girl and boy,
made me compare them to my life.
I wanted to be like that girl.
and also wanted a boyfriend like the boy.
what a perfect life it would be...
but of course it is just my dream.
getting frustrated of comparing my life with them,
I'm trying to see my life in the other point of view.
see that there are so many people around me and always support me.
having lovely friends that I can laugh and sing along with them till drop.
now I'm feeling like my life is perfect.
we just don't have to compare our life with others. coz it will drive us down.
enjoy our own life, the grace and blessings that always flow us like a river. many of them come to our life without our consciousness. transform in the simplest things that we just don't realize.
feel them, breath them, thank them. :)
NF
she is beautiful,
rich,
smart,
lovable,
famous,
and kind of a good girl.
lucky her.
I wonder about her comfort life, living in people's amazement.
I also know a lovely boy.
he is a very good looking guy.
rich,
generous,
kind of gentleman,
a good boy,
high class,
lucky man.
I like the way he loves her girlfriend, even though I know that his girlfriend doesn't have the same "quality" like his. But she is a very-very lucky girl that being loved by this such a man. She has to be thankful. Its a must.
and these lovely girl and boy,
made me compare them to my life.
I wanted to be like that girl.
and also wanted a boyfriend like the boy.
what a perfect life it would be...
but of course it is just my dream.
getting frustrated of comparing my life with them,
I'm trying to see my life in the other point of view.
see that there are so many people around me and always support me.
having lovely friends that I can laugh and sing along with them till drop.
now I'm feeling like my life is perfect.
we just don't have to compare our life with others. coz it will drive us down.
enjoy our own life, the grace and blessings that always flow us like a river. many of them come to our life without our consciousness. transform in the simplest things that we just don't realize.
feel them, breath them, thank them. :)
NF
Langganan:
Postingan (Atom)


