Minggu, 04 Januari 2026

Desember yang Berkah

Desember 2025 ini fokus bekerja saya pupus secara perlahan. Secara praktis saya hanya bekerja 2 minggu. Selebihnya saya cuti yang benar-benar cuti tidak melihat laptop. Jatah cuti yang saya tabung-tabung sejak lama berbuah manis di bulan Desember 2025 berlanjut ke Januari 2026 :D. Saya bisa pulang Kupang dan Soe menikmati waktu bersama keluarga yang penuh kehangatan, kadang kepanasan karena walau banyak hujan tetap terasa gerah.

Sejak awal 2025 saya sangat menunggu-nunggu bulan Desember karena tidak sabar melihat "what's next" nya hidup. Dan banyak sekali hal yang terjadi di 2025 di berbagai belahan dunia yang juga menunggu-nunggu akhir tahun, saya rasa banyak yang mirip: menunggu Desember tiba. Di penghujung tahun yang unik ini, saya menemui banyak berkah baik material, spiritual, maupun kombinasi keduanya.

Di bulan Desember 2025 saya diberi kesempatan untuk melakukan 2 proses administrasi dan dihubungkan dengan orang-orang baik, syukurlah. Semuanya terjadi dengan lancar dan tepat waktu. Lalu saya harus menjalani perpisahan bersama mitra kerja yang luar biasa kompak dan sehati, bekerja bersama kurang lebih 5 tahun bersama sejak awal 2021. Ini mengingatkan saya betapa beruntungnya punya rekan kerja yang sejalan, pekerjaan kantor yang sebenarnya intens terasa mudah diemban bersama. Meskipun sedih, saya rasa masing-masing kami memiliki jalur hidupnya masing-masing yang memang sudah waktunya bertumbuh di tempat-tempat berbeda. Di Soe kami sekeluarga diberi kesempatan untuk bertemu keluarga dekat menyambung silaturahmi dan bertukar candaan serta info-info terkini kehidupan. Satu lagi sebenarnya adalah berkah spiritual, saya diperkenankan (sekali lagi) bertemu dengan seorang yang punya kecerdasan ET teramat luas, yang membagikan sedikit ilmunya untuk saya bisa bercermin pada jejak-jejak perjalanan antar-waktu.

Ketika bicara berkah, sebenarnya persepsi manusia saya ini sangat terbatas. Banyak hal yang sebenarnya 'berkah' tetapi kesadaran yang terbatas ini lalai mendeteksinya. Ego manusia seringkali berfokus pada hal-hal material yang lebih tangible, melewatkan begitu banyak aspek hidup yang lebih subtle namun tidak kalah atau bahkan lebih esensial sifatnya. Terima kasih bulan Desember 2025, yang saya coba 'hitung' berkah dan berkatnya namun sedikit sekali yang saya sempat tuliskan. Terima kasih sudah memberi saya begitu banyak kebaikan, disadari maupun tidak <3



Tidak ada komentar:

Posting Komentar